Saat menggunakanKipas DC, apakah ada situasi di mana kipas langsung gagal setelah berfungsi? Kipas DC sama seperti mesin dan peralatan lainnya. Kita perlu memelihara dan memeriksa dari waktu ke waktu untuk menghadapi masalah, agar masa pakainya dapat diperpanjang. Berikut adalah metode pemeliharaan dan kondisi penyimpanan kipas DC:
1. Selama pengoperasian kipas DC, jika ditemukan kipas memiliki suara tidak normal, motor memanas, cangkang dialiri listrik, saklar mati, atau tidak dapat dinyalakan, harus segera dimatikan untuk pemeriksaan. Untuk memastikan keselamatan, kipas tidak pernah diperbaiki dalam keadaan berjalan. Setelah perbaikan, uji coba harus dilakukan sekitar 5 hingga 10 menit, dan tidak ada fenomena abnormal yang boleh dikonfirmasi sebelum memulai operasi.
2. Kipas hanya dapat dioperasikan dengan kondisi kipas dalam kondisi normal sepenuhnya. Pada saat yang sama, perlu dipastikan bahwa fasilitas pasokan daya memiliki kapasitas yang cukup dan tegangan yang stabil. Penggunaan jangka panjang dari catu daya sementara.

3. Lingkungan operasi kipas DC harus selalu menjaga udara tetap tidak terhalang, kering, dan rapi. Permukaan kipas harus tetap bersih. Tidak boleh ada kotoran di saluran masuk dan keluar udara. Secara rutin bersihkan debu dan kotoran lain dari kipas dan saluran udara.
4. Tambahkan atau ganti gemuk pelumas secara tidak teratur ke bantalan sesuai dengan kondisi lingkungan (bantalan tertutup motor tidak perlu mengganti pelumas pelumas selama masa pakainya), untuk memastikan pelumasan kipas pendingin DC yang baik selama operasi, jumlah pengisian bahan bakar tidak boleh kurang dari Bantalan dan bantalan motor disegel selama 1000 jam/waktu, dan 1/3 dari cincin dalam dan luar bantalan diisi dengan gemuk pelumas berbasis lithium ZL-3. Beroperasi tanpa oli sangat dilarang.
5. Kipas pendingin DC sebaiknya disimpan di lingkungan kering untuk mencegah motor atau motor menjadi lembap. Ketika kipas pendingin DC disimpan di udara terbuka, harus ada langkah pertahanan. Selama penyimpanan dan penanganan, hindari benturan atau benturan kuat dari gaya eksternal agar kipas tidak rusak.
1. Selama pengoperasian kipas DC, jika ditemukan kipas memiliki suara tidak normal, motor memanas, cangkang dialiri listrik, saklar mati, atau tidak dapat dinyalakan, harus segera dimatikan untuk pemeriksaan. Untuk memastikan keselamatan, kipas tidak pernah diperbaiki dalam keadaan berjalan. Setelah perbaikan, uji coba harus dilakukan sekitar 5 hingga 10 menit, dan tidak ada fenomena abnormal yang boleh dikonfirmasi sebelum memulai operasi.
2. Kipas hanya dapat dioperasikan dengan kondisi kipas dalam kondisi normal sepenuhnya. Pada saat yang sama, perlu dipastikan bahwa fasilitas pasokan daya memiliki kapasitas yang cukup dan tegangan yang stabil. Penggunaan jangka panjang dari catu daya sementara.

3. Lingkungan operasi kipas DC harus selalu menjaga udara tetap tidak terhalang, kering, dan rapi. Permukaan kipas harus tetap bersih. Tidak boleh ada kotoran di saluran masuk dan keluar udara. Secara rutin bersihkan debu dan kotoran lain dari kipas dan saluran udara.
4. Tambahkan atau ganti gemuk pelumas secara tidak teratur ke bantalan sesuai dengan kondisi lingkungan (bantalan tertutup motor tidak perlu mengganti pelumas pelumas selama masa pakainya), untuk memastikan pelumasan kipas pendingin DC yang baik selama operasi, jumlah pengisian bahan bakar tidak boleh kurang dari Bantalan dan bantalan motor disegel selama 1000 jam/waktu, dan 1/3 dari cincin dalam dan luar bantalan diisi dengan gemuk pelumas berbasis lithium ZL-3. Beroperasi tanpa oli sangat dilarang.
5. Kipas pendingin DC sebaiknya disimpan di lingkungan kering untuk mencegah motor atau motor menjadi lembap. Ketika kipas pendingin DC disimpan di udara terbuka, harus ada langkah pertahanan. Selama penyimpanan dan penanganan, hindari benturan atau benturan kuat dari gaya eksternal agar kipas tidak rusak.